12. Dua Belas

1366 Kata

Netra Biru menatap Anael lekat, hingga akhirnya dia tersenyum dan tertawa. Membuat Anael mengerutkan kening karena bingung, berpikir apa yang terjadi pada Biru. Memandang Biru dengan tatapan aneh. "Kenapa?" tanya Anael bingung. "Bercanda lo garing." Biru menarik senyumnya kembali. Ia menatap Anael kesal. "Berhenti ikut campur urusan gue, terlebih tentang masa lalu gue!" ujar Biru ketus. Dia membuang pandangannya jauh. "Biru, dengerin gue. Serius, itu gue." Anael mencoba meyakinkan cowok di depennya. "Anael, apa masuk akal? Anak SMP bisa mengendarai mobil dan dengan ahlinya dia kabur gitu aja? Iya, hah!!" bentak Biru. "Ceritanya panjang. Lo nggak bakal percaya kalo gue cerita." Suara Anael semakin lirih. "Tentu, semua ucapan yang keluar dari mulut lo aja, gue nggak percaya." Biru kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN