Berjuang Untuk Bersatu

1046 Kata

Tak bisa berhenti menangis. Kayla terus terisak dalam diam. Air matanya jatuh tumpah begitu saja. Batinnya tersiksa, teriakan untuk menolak keputusan Fajar tidak bisa diperjuangkan. Berdua di dalam mobil dengan Fajar, membuat luka yang ada seperti disiram air cuka. Kayla menatap pria di sampingnya. Memperhatikan dengan mata yang sangat basah. "Bukannya selama kita berpacaran. Kita bahkan tidak pernah bersentuhan. Bukankah rasa sayang itu ditunjukkan dengan peduli dan saling menjaga. Lalu kenapa, kamu yang baru kenal dia beberapa hari sudah bisa langsung bisa tidur bersama?" tanya Kayla dengan perasaan yang begitu hancur. Fajar yang kaku menghentikan laju mobil, ditepikan di jalanan yang kebetulan sepi. Ia menerawang dalam bayangan beberapa hari yang lalu. Saat dirinya tanpa sengaja ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN