Malam ini Kayla telah bersimpuh di atas sajadahnya. Dia mencurahkan segala isi hati yang selama ini mengganggu pikiran. Apalagi setelah mendengar sang ibu menginginkan dirinya untuk segera menikah dengan pria yang sudah cukup dikenal oleh keduanya. Setelah dual rakaat tahajud ia lakukan. Kayla kembali melaksanakan dua rakaat salat sunnah yang lain. Dimana ia harus memilih untuk mengiyakan atau menolak ajakan ta'aruf dari Reyhan. Perasaannya sudah merasa sangat lega. Ia tidak menyangka malam ini merasa sesulit ini dalam mengambil keputusan. Usai berdoa, Kayla memutuskan untuk melihat langit saat tengah malam ini di depan teras rumahnya. Sudah lama ia tidak melakukan hal itu. Padahal dulu saat ayahnya masih hidup. Ia sering duduk di depan teras saat malam dan berbincang-bincang dengan aya

