Di dalam rumahnya, Kayla merasa sangat terkejut dengan kehadiran Reyhan dan ibunya yang menghampiri ke meja makan. Ia hampir saja tidak menelan makanannya. Bu Rima berjalan dengan begitu santai sambil menggandeng Reyhan. "Dia mau makan siang bareng sama kita Kay," ucap Bu Rima. "Kok bisa? Emang kamu enggak jaga di butik dulu, kali aja nanti ada barang yang datang," celetuk Kayla masih merasa bingung. "Nggak papa, kan udah, ada yang jagain." Jelas Reyhan. Pria itu kemudian dipersilahkan duduk oleh Bu Rima. Ia dengan senang hati duduk di salah satu kursi kayu yang terlihat sederhana itu. "Biar ibu ambilkan wedang ya. Kamu tunggu dulu di sini!" pinta bu Rima sambil tersenyum. Bu Rima kemudian berlalu meninggalkan meja makan. Ia segera menyiapkan wedang jahe tradisional yang dibuatnya

