Kayla tidak bisa berhenti tersenyum. Ia begitu bahagia kali ini, di setiap langkah yang ia ambil, pikirannya tidak bisa untuk tidak memikirkan Fajar. Untuk hari ini dengan sengaja Kayla memesan sebuah taksi. Demi menjaga penampilannya agar tetap maksimal, ia ingin melakukan yang terbaik. Mungkin sekali-kali, ia tidak masalah jika harus mengeluarkan sedikit dana untuk hal yang akan menjadi momentum indah selama beberapa tahun terakhir belakangan. Kayla sudah masuk ke dalam taksi. Kedua tangannya memegang erat kotak berisi kue yang spesial dibuat dari tangannya sendiri untuk dinikmati bersama Fajar. Jangan tanyakan bagaimana rasanya. Yang pasti kue yang didominasi dengan bahan beraroma coklat itu pasti akan disukai seluruh anggota keluarga Fajar. Teruntuk lagi bagi Fajar. "Aku beneran ng

