aku dan masa lalu

1347 Kata
Laras mengingat masa lalunya dengan baik. masa kecil yang terasa suram dan menyedihkan. dibesarkan oleh wanita labil yang mengalami goncangan jiwa karena suaminya kawin lagi. Ibunya sering berteriak setiap bapaknya pulang kerumah. memukul bapaknya dengan kemoceng yang sering dia pegang setiap hari. Mengusir suaminya dari rumah. namun, berteriak memanggil agar dia kembali. teriakan menyayat hati bagi orang yang mendengarnya tapi tidak bagi bapak Laras. Lelaki arogan itu akan tetap berlalu tanpa menoleh lagi. kepulangannya kerumah semata mengantarkan uang belanja bulanan bagi Laras dan ibunya. saban hari bapaknya tinggal bersama istri mudanya. kunjungan bapaknya mulai terhenti saat Laras menginjak usia sma. tanpa pernah berpamitan bapaknya menghilang begitu saja. sempat Laras mencarinya saat akan tamat sma, tapi tidak pernah bisa ia jumpai. menurut tetangga tempat tinggalnya, bapak dan ibu tirinya pindah tanpa pamit pada mereka. menurut kabar yang berhembus mereka pergi karena sedang dicari oleh mantan suami ibu tirinya yang sakit hati. menurut mereka bapak Laras memperistri wanita yang belum resmi bercerai. sejak kepergian bapaknya ibu Laras sakit-sakitan. tak lama kemudian meninggal dengan membawa luka batin yang tidak pernah sembuh. Laras kemudian diasuh oleh bibi dari pihak ibunya. tidak bisa dikatakan diasuh juga, karena yang terjadi sang bibi hanya mengharapkan harta peninggalan ibu Laras. untuk makan sehari- hari memang dia tanggung. itupun dengan mengandalkan sisa warisan Laras. kalau untuk biaya kuliah Laras bisa bernafas lega karena selalu mendapatkan biaya siswa. Laras bekerja sambilan demi memenuhi kebutuhan hariannya. Sampai sekarang Laras tidak pernah bertemu lagi dengan bapaknya. saat menikah dia terpaksa di walikan oleh petugas kua sebagai wali hakim saja. untung kedua mertuanya tidak pernah mempermasalahkan latar belakang keluarga Laras. sang bibi yang terpaksa Laras undang malah dianggap besan oleh mama mertuanya. yang Laras anggap sebagai saudara hanya mbak weni. putri tertua bibinya. berbeda dengan ibunya yang tidak tulus terhadap Laras, weni justru sangat menyayangi Laras. sama seperti sayangnya pada wina adiknya sendiri. tinggal di kota yang berbeda membuat mereka jarang berjumpa. sibuk dengan kehidupan masing- masing. masa lalu Laras penuh dengan kesepian. dimasa mendatang dia selalu bermimpi hidupnya dihiasi dengan canda tawa. punya keluarga besar nan hangat. Masa lalu Marco penuh dengan kebencian kepada tuan Hadinata. papa kandungnya sendiri. mamanya Eleanor sang bule cantik rupawan, disia-siakan oleh Hadinata karena menentang keinginannya untuk berpoligami. Eleanor yang terbiasa kritis selalu menantang logika Hadinata dalam beragama. Meminta Hadinata menjelaskan dengan teori kitab suci tentang aturan poligami. Hadinata yang pada dasarnya tidak memahami konsep poligami yang benar tentu saja tidak bisa berkutik. selama ini yang dikedepankan hanyalah budaya patriarki yang sudah mendarah daging dimasyarakat. baginya Aturan lelaki sebagai kepala keluarga mutlak harus diikuti oleh makmumnya. dia imam yang tidak boleh ditentang jika ingin masuk syurga. karena baginya tidak akan mencium bau syurga bagi istri yang durhaka pada suami. dia hanya mencomot dalil agama yang menguntungkan baginya saja. Masa kecil Marco bernama dendam. dendam yang tersimpan pada Hadinata yang tirani. Marco merekam dalam setiap memorinya, setiap kekejaman yang Hadinata lakukan pada mereka. terutama pada mamanya. Hadinata seolah lupa dengan pengorbanan mamanya yang rela meninggalkan keluarganya dibenua yang berbeda demi bisa bersama dengannya. Masa lalu Marco adalah tangis kehilangan. pertama kali merasakan kehilangan saat adiknya meninggal diusia yang sangat belia. Maria baru berusia lima tahun saat dia meninggal. terlambat mendapatkan pertolongan saat terserang demam berdarah. Disaat Marco kecil dan mamanya sedang berduka, Hadinata sedang bersenang-senang dengan gundiknya. plesiran keluar negeri. tidak bisa ditelfon karena sengaja mematikan hpnya. tidak mau menerima telfon dari istrinya yang sering mengganggu kesenangannya. Marco tidak akan pernah lupa setiap perubahan wajah dan tubuh mamanya yang kian hari kian menyusut sejak kematian adiknya. mamanya menolak untuk makan. terlalu larut dalam kesedihan. jiwanya ikut mati bersama jasad anaknya. Melihat kondisi istrinya bukannya sadar Hadinata justru menyalahkan istrinya atas meninggalnya putri mereka. baginya Eleanor tidak becus sebagai seorang ibu. Masa lalu Monalita tak kalah memprihatinkan. terlahir sebagai anak sulung dari lima bersaudara hidupnya selalu kekurangan. ibunya seorang janda yang bekerja sebagai wanita panggilan berkedok rumah makan di jalan lintas. karena ibunya jarang dirumah Monalah yang harus mengurus semua kebutuhan adik-adiknya. tinggal bersama sang nenek yang sudah tua. dari kecil sampai memasuki awal masa kuliah Mona tidak pernah tahu apa pekerjaan sampingan ibunya. rasa bangga akan perjuangan ibunya yang single parent dalam membesarkan mereka langsung sirna begitu dia tahu bahwa selama ini ibunya tidak semulia yang ia fikirkan. Mona yang baru saja menjalin hubungan dengan Abhi terpaksa memutuskan hubungan mereka. dia tidak ingin Abhi tahu siapa sebenarnya kekasihnya itu. dia takut Abhi akan memutuskannya begitu tahu apa pekerjaan ibunya. dia teramat takut desas desus siapa ibunya sampai ketelinga Abhi. bukannya tenang setelah memutuskan Abhi, hidupnya jadi merana. Abhi pun sama. sudah pernah mencoba menjalin hubungan dengan wanita lain tapi dia kembali lagi pada Mona. hatinya sudah terpaut pada wanita cantik primadona di kampusnya. Abhi tidak peduli dengan gosip yang beredar. selama itu bukan Mona dia tidak mau ambil pusing. hubungannya menjadi semakin dekat ketika Abhi sudah menamatkan studinya. yang awalnya cuma pegangan tangan berlanjut jadi kecupan dipipi. kecupan berubah jadi lumatan dibibir. saling melumat terasa jadi biasa. akhirnya keberanian timbul untuk mencicipi rasa paling intim ditubuh mereka. gejolak jiwa muda membuat semuanya terasa indah. semua norma yang sebelumnya mereka junjung diatas hubungan mereka kini jauh tertinggal entah dimana. sekali menjadi dua kali. berubah jadi candu yang melenakan. lupa diri sampai dua garis biru membuat mereka kembali tersadar kedunia nyata. ada tanggung jawab besar yang menanti. siap menghancurkan masa depan yang sedang dibangun. Mona remaja sempat bertekad untuk merubah masa depan. ingin menjadi wanita karir yang sukses. bisa membuat bangga ibu dan adik- adiknya. mau membungkam mulut nyinyir tetangganya. apapun yang terjadi dia harus sukses. dia harus bekerja dan punya gaji yang besar supaya dia bisa menyuruh ibunya berhenti dari pekerjaan laknat tersebut. cukup dia saja yang dipermalukan oleh lingkungannya, adik-adiknya jangan sampai mengalaminya. Masa lalu seorang Abhiyaksa adalah Monalita. sejak pertama bertemu dia sudah langsung jatuh cinta. gadis cantik itu selalu ada dalam benaknya. sempat diputuskan tanpa alasan, yang sebenarnya Abhi tahu apa alasan yang membuat Mona nekad memutuskannya, mereka akhirnya sepakat untuk kembali bersama. Abhi sangat mencintai Mona. Mona juga mencintai Abhi. pernikahan mereka adalah tonggak yang Abhi jadikan sebagai langkah awal perjuangan hidupnya. selama ada Mona yang sedia mendampinginya Abhi yakin dia bisa sukses. dia sudah menjadi suami dan sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah. dia yakin dia mampu mengemban kedua peran tersebut. dia hanya butuh Mona percaya padanya. orang tuanya sudah membantunya dengan memberi modal usaha. tinggal dia yang menjalankan sebaik mungkin. tapi menjadi sukses juga tidak bisa sekejap mata. jatuh bangun terpaksa dia rasakan. usaha yang tak kunjung menjadi sukses memaksanya harus kehilangan Mona. istrinya, ibu dari anak-anaknya juga cinta dalam hidupnya. *** Begitu tahu Abhi terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga yang cukup berada Mona yakin hidupnya akan berubah. dia akan segera keluar dari lembah kemiskinan. masa depan cerah sudah membayang didepan matanya. dia sudah sangat yakin akan menjadi wanita karir yang bersuamikan seorang pengusaha. namun dua garis biru menjungkir balikan semua khayalan fatamorgananya. terpaksa cuti karena hamil dan melahirkan memperpanjang jarak mimpi dengan dirinya. Abhi yang dia nikahi bukan lah pengusaha sukses. dia masih jatuh bangun merintis usahanya. meski dia anak orang berada tapi orang tuanya tidak memanjakan Abhi seperti yang Laras fikirkan. Orang tua Abhi peduli pada mereka, tapi tidak seperti dalam bayangan Mona. Dalam bayangannya meski tidak menjadi wanita karir dia akan berperan sebagai seorang nyonya yang tinggal dirumah mewah. tinggal menyuruh pembantu untuk mengerjakan ini itu. punya babysitter yang siap membantunya menjaga anak mereka. kenyataannya jauh berbeda. mereka tinggal di paviliun kecil di belakang rumah orang tua Abhi. harus mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga seorang diri. setelah pekerjaannya beres barulah dia berangkat kuliah. selama kuliah anaknya dia titipkan pada mama Abhi, tapi begitu sampai dirumah langsung dia jemput lagi. meski sering memberikan lauk untuk mereka makan tetapi untuk nasi dan sayurnya harus dia masak sendiri. tetap saja tiap hari Mona harus berkutat didapur. harinya habis untuk mengurus rumah, anak dan suaminya. uangnya juga pas-pasan. jangankan untuk menolong ibu dan adik-adiknya untuk memanjakan diri sendiri saja dengan membeli baju bagus dan skincare tidak bisa ia lakukan. Mona merasa ada yang salah dengan dunia yang sedang ia jalani.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN