"Ada apa Ka. Tumben ngajakin ketemuan di rooftop. Apa masalahnya serius banget?"
"I... Iya sayang. Kaka mau minta maaf atas nama Deby. Jujur dia gak maksud buat Nia cemburu. Lagi pula Deby udah Kaka anggap Adik sendiri. Kaka minta kalo nanti Nia liat Deby manja sama Kaka lagi. Nia jangan salah faham ya sayang" ucap Andra menjelaskan seraya mengelus halus rambut indah Nia
SAKIT itulah yang di rasakan Nia saat ini. Tapi Nia bisa apa selain menguatkan hati dengan memaksakan senyum getir. Karena Nia percaya Andra tidak akan pernah menyakitinya. Walau sebenarnya Andra sangat mengetahui perasaan sakit yang saat ini Nia rasakan, akan tetapi Andra tau kalau Nia pasti akan percaya dan memaklumi semuanya. Apa lagi Andra sudah menjelaskan posisi Deby di hatinya, yang menurutnya sangat kuat sebagai alasan
"Iya Ka. Nia ngerti ko. Nia tau Kaka gak mungkin dengan sengaja buat Nia sakit. Karena Nia tau hati Kaka itu tulus sama Nia makanya rasa itu muncul buat Kaka. Dan Nia percaya sama Kaka 100% eh 90% eh 99% maksudnya" ucap Nia getir dengan senyum manis yang mengembang
"Makasih sayang udah mau ngertiin posisi Kaka" ucap Andra sambil mengacak pelan rambut Nia sehingga sedikit berantakan
"Ih Kaka mah! Berantakan jadinya rambut Nia" sungut Nia manja sembari merapikan rambutnya lewat kaca I-phone nya yang hanya di balas tawa oleh Andra
Tanpa mereka sadari ada yang menyaksikan kebahagiaan mereka dengan tatapan terluka. Dengan berlinang air mata Deby pun berlari menuruni tangga di saksikan secara langsung oleh Dela and the gank dengan senyum smirk nya
"Gotcha satu dari dua anak panah sukses menuju sasaran. Sorry Deby sayang. Gue gak maksud jadiin lo sebagai umpan untuk dapatin hatinya Ka Andra. Tinggal satu anak panah lagi buat singkirin Nia karena udah berani rebut Ka Andra dari gue. Gak sabar liat lo hancur Ni. Cabut girls" gumam Dela dengan senyum puas
"Ok girls. Yuk yak yukk!" seru ketiga dayang-dayangnya dengan gerakan gemulai
Ternyata cinta versi Dela yang lebih menjurus ke pada Obsesi itu. Selain membutakan hati juga mematahkan logikanya sehingga tanpa dia sadari dampak dari gelap mata yang akan merugikannya sendiri. Tanpa dia sadari bahwa kehancuran yang diharapkannya akan menjadi bumerang buat dirinya sendiri.
Dengan tanpa hati Dela mengorbankan perasaan saudaranya sendiri. Demi terwujudnya Obsesi untuk menakhlukan Andra dan untuk menguasai semua teman-temannya agar mau mengikuti semua keinginannya. Sedangkan Deby yang begitu polos kini terluka hatinya karena ulah licik saudaranya, yang dengan sengaja menjadikannya umpan untuk ambisinya yang gak masuk akal.
Seperti yang terjadi saat ini. Deby yang polos berubah seketika menjadi Deby yang licik. Yang mempunyai niat ingin menghancurkan hubungan Nia dan Andra. Deby pun diam-diam mengatur rencana agar Nia dan Andra bertengkar hebat lalu putus.
'Liat Nia kamu bakal aku hancurin sama seperti kamu hancurin perasaan aku dan aku bakal halalin segala cara supaya A' Andra balik sayang lagi cuma sama aku. Nia kamu udah bangkitkan sisi gelapku. Saat ini emang kamu yang tertawa di atas rasa sakit aku tapi ntar aku yang ada di posisi kamu. Dan A' Andra bakal buang kamu layaknya kamu itu sampah. Kalo gitu Deby minta bantuan sama Teh Dela. Nia terima akibatnya' pekik hati Deby kalap sambil mengepalkan tangan dengan senyum smirk yang terlihat menyeramkan
Dengan begitu barulah bisa di bilang Deby ini kembarannya Dela. Selain karena kemiripan wajahnya dan juga tingkah lakunya yaitu sama-sama berwatak licik. Terlihat dari sikapnya Deby sekarang yang berubah 180° dari yang terlihat begitu polos menjadi begitu licik bahkan terlihat seperti psikopat. Sangat amat menakutkan. Apakah ini watak asli Deby? Kita lihat saja nanti
0~0~0
SAMBALA BALA SAMBALADO TERASA PEDAS TERASA PANAS???
Bel istirahat telah berbunyi. Seperti biasa perut- perut kelaparan telah berlomba-lomba berhamburan keluar kelas untuk memesan makan di kantin. Begitu juga dengan Nia and the Friendship pun berlarian menuju kantin supaya mendapatkan tempat yang berdekatan dengan genk Rick
Tapi sayang meja tempat biasa Nia and the Friendship duduk sudah ada penghuninya yaitu siapa lagi kalau bukan genk nya Dela. Dengan gaya tengilnya Dela pun memberi sindiran halus
"Duh genks ada yang kalah cepat nih haha... Kasihan impian buat duduk berdampingan dengan Andra pupus sudah. Maklum lah namanya juga mau numpang tenar ya itu pasti banyak rintangan. Segitu mirisnya ya. Heh!! Sadar diri dong lo pada. Gak pantes tau gak genk Rick yang famous duduk bersebelahan sama makhluk-makhluk gak jelas kek lo. Malu-maluin aja, tau diri dong lo! Kalo kalian itu beda kasta" cecar Dela menggebu-gebu tapi tiba-tiba
Plakk!!!
"Au! Siapa sih yang berani gampar gu...! Eh A... Andra. K... Kapan datang. Ko gue gak liat sih hehe ya gak genks" ucap Dela gelagapan sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal yang hanya di angguki oleh ketiga dayangnya
"L O G A K P E R L U T A U! GAK USAH SOKAB DEH! LO YANG HARUSNYA TAU DIRI KARENA G U A D A N T E M A N-T E M A N G U A GAK BUTUH CEWE MURAHAN KAYA LO YANG SOK NGAKU-NGAKU DEKAT SAMA KITA DI DEPAN P A C A R G U A! NGARTI GAK LO DAN YANG HARUS CABUT JAUH-JAUH ITU ELO BUKAN NIA. SEKARANG MENDING LO CABUT SEBELUM GUA BERBUAT LEBIH DARI SEKEDAR GAMPARAN. SANA MINGGIR KARENA MULAI SEKARANG TEMPAT DUDUK INI GUA KLAIM MILIK PACAR GUA NIA!" sentak Andra dengan garangnya
"Ka udah gak usah di ladenin. Dela itu cewe apa Kaka gak malu ribut ama cewe. Secara Kaka cowo" ucap Nia tersenyum lembut sembari mengusap telapak tangan Andra menenangkan
"Gak bisa gitu sayang. Ini orang harus tau posisi dia siapa. Kamu juga jangan terlalu baik bisa. Sesekali bolehlah di lawan supaya gak di injak-injak harga diri kamu apalagi status kamu itu PACAR AKU. Dan gak ada yang boleh sakitin kamu. DENGAR GAK LO SEMUA!! SEKALI GUA DENGAR ADA YANG NYAKITIN CEWE GUA. GUA ABISIN LO PADA. CAMKAN ITU!" sentak Andra
"Woi!!! Jangan pura-pura budeg lo. Mau gue contohin satu biar lo semua mikir dua kali buat cari gara-gara dengan Nia dan sahabatnya. Ya kan Ni" ucap Ajat sarkasme
"Iyaa" jawab semua orang di kantin sebelum ada contoh korbannya
"Good idea. Gitu kek dari tadi kan enak gak perlu kita cape-cape cari tumbal hehe" ucap Ewin sembari menaikkan kerah bajunya ala tahun 90 an
Saat mereka akan duduk tiba-tiba Deby datang dan menangis lalu menubruk d**a bidang Andra. Nia hanya terdiam terpaku melihat adegan di hadapannya dengan Deby yang memeluk erat dan Andra yang mengelus puncak kepala Deby menenangkan di selingi dengan kecupan-kecupan halus di puncak kepalanya. Membuat Nia mundur dua langkah dengan meneteskan air matanya karena tidak tahan menyaksikan adegan di hadapannya.
Dion yang menyadari hal itu pertama kali lalu mengeluarkan suara dehaman cukup keras sehingga Andra menyadari tindakannya barusan sangat berlebihan. Di saat Andra melepaskan rangkulan Deby padanya dengan senyum teduh dan menoleh ke arah Nia dengan tatapan bersalah di saat itu juga Nia berbalik untuk pergi dari hadapannya. Tapi sayang Andra telah lebih dulu menangkap lengan Nia dan melihat tatapan perih dari tiap tetes air mata yang keluar.
Tanpa ada yang menyadari. Senyum puas karena merasa awal kemenangannya segera tiba pun terlihat oleh Ajat dan membuat Ajat sedikir curiga pada tingkah laku Deby
'Si Deby aneh banget dah gelagatnya' bisik hati Ajat
Lalu Nia segera menghapus air matanya dan menampilkan senyum andalannya walau pun sangat terlihat di paksakan
'satu kosong Nia. Asal lo tau ini awal dari akhir hubungan lo dan A' Andra. Sabar By gak lama lagi kebahagiaan datang pada lo lewat A' Andra' pekik hati Deby
Tak jauh dari sana dengan senyum puas Dela menyaksikan adegan demi adegan yang di perankan oleh Deby Adik kembarnya
"Good job my twin sister haha! Cabut girls" seru Dela dengan senyum liciknya
"Ok girls! Yuk yak yukk" ucap ketiga dayangnya bersamaan
Lalu mereka meninggalkan kantin untuk membuat rencana baru. Dela sangat yakin dengan Deby yang sangat mudah di peralat maka semua keinginannya akan dengan mudah dia dapatkan tanpa harus mengotori kedua tangannya
Tapi tanpa Dela sadari kalau Deby bukan lah Deby yang polos lagi karena Deby punya misi yang sama yaitu merebut Andra dari Nia
0~0~0
Hi gaes part 22 sudah di publish dan masih orisinil karena belu masuk tahap revisi
Seperti biasa tinggalkan jejak voment kalian
Sampai jumpa di part selanjutnya babay