Tokk.. Tokk.. Tokkkk..
Cklekk.. Pintu terbuka menampilkan Nia yang sudah siap dengan baju seragam sekolahnya dan sedikit polesan makeup natural yang di ajarkan oleh Bunda kepadanya.
"Buruan turun tuh. Nak Andra sudah datang" kata Bunda
"Kak Andra udah lama sampenya Bun?"
"Baru sih. Ya udahh ajak sekalian Nak Andra sarapan dulu"
"Iya Bun. Sampai jumpa di meja makan" sambil mencium pipi Bunda dan berlari turun dengan semangat
Bunda hanya menganggukkan kepala kemudian berlalu ke kamar Dewa untuk membangunkan anak laki-laki nya.
Di meja makan suasana dua insan yang kembali di mabuk asmara itu begitu sangat menikmati kebahagiaannya, dengan saling pandang dan tangan yang saling menggenggam. Mereka pun meresapi tiap getaran yang mereka rasakan serta saling meluapkan kerinduan yang begitu dalam melalui tatapan satu sama lain
0~0~0
SAMBALA BALA SAMBALADO TERASA PEDAS TERASA PANAS???
Bel masuk pun berbunyi begitu nyaring sehingga membuat semua siswa berlomba-lomba masuk ke dalam kelas begitu juga dengan kelima sahabat ini.
Tapi ada yang berbeda dari Nia yang tentu saja membuat teman satu kelas nya menjadi heran.
Nia hanya menceritakan kepada sahabatnya tentang kisah cintanya yang telah kembali bersama Andra, tentu saja di sambut dengan antusias dan penuh suka cita atas kembalinya kunci kebahagiaan sahabat mereka itu.
"Lo kenapa si, aneh banget. Dikit-dikit murung, dikit-dikit seneng. Lo sehat kan?" Tanya Dela
"Ya diaa sehat laah. Lo ga liat dia sehat-sehat aja" sanggah Siska
" Gue nanya Nia kaliii. kenapa jadi lo nyolot " Kata Dela
"Apa lo bilang?! Lo Nantangin gue"
"Aaaa guee takuttttt. Sorry yaa gua ga level ribut sama lo" ejek Dela
"Loo" Siska yang siap-siap akan menonjok Dela pun di tahan oleh Nia
"Eh.. Ehh Udah Sis udah. Ngapain si kalian ribut. Mending masuk aja, udah bel juga" ajak Nia
"Udah sana pergi. Nurut sama emak. Jadi anak yang patuh biar masuk surga" ledek Dela lagi
"Untung ada Nia yaa loo! Ayoo Ni ngapain ngurusin manusia yang ga ada otak nya kek dia" sergah Siska
"Ya udahh huss sana... Ohya Nia! tunggu! ada yang mau gue omongin" kata Dela lagi
"Apa lo! buruan! Awas kalo gak penting" Kata Siska
"Lo lagi lo lagi yang jawab. Kenapa sih lo? Sedih banget yaa ga ada yang nanyain lo" Kata Dela
"Udah udahhh. Kenapa Del" kata Nia menengahi
"Denger yaaa baik-baikkk, lo harus jauhin Ka Andraaa, lo ga pantes sama dia! Dia lebih pantes sama Deby"
"Udah itu aja? Dan gue kasi tau sama lo juga. Ka Andra sama Nia tuh pasangan sejati ga bakalan bisa di pisahin. Apalagi sama cewe-cewe ga penting kaya lo, yang dandanannya udah kaya ondel-ondel. Mimpi aja lo tiati jangan ketinggian, jatoh sakit" Kata Siska
"Awas lo yaaa!! Cabut gengs"
"Yuhuu.. Yuk yak yukk.." kemudian mereka pergi berlalu dari hadapan Siska dan Nia
"Bhahahaa.. Cabut aja pake yel-yel dulu dasar anak cheers" ejek Siska yang di jawab Nia dengan gelengan
Kemudian mereka pun masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran.
0~0~0
SAMBALA BALA SAMBALADO TERASA PEDAS TERASA PANAS???
"Akhirnya waktu yang paling di tunggu-tunggu telah tiba" dendang Putri
"Ehhh. ehh liat dehh. Itu anak-anak ngapain yaa pada kumpul di lapangan basket" tunjuk Sukma
Membuat ke empat sahabatnya melihat ke arah jari tangannya sukma dan benar saja, di tengah kerumunan itu ada Dela dan Deby si kembar ga identik.
Nia dan Siska saling melempar pandangan, karena mengingat perkataan Dela tadi pagi. Mereka baru saja akan pergi ke kantin dan berusaha tidak memperdulikannya.
Tiba-tiba Dela menggunakan toa memanggil Nia untuk segera bergabung ke lapangan dan menyaksikan kejutan yang akan mereka tampilkan
"Semuanya udah pada ngumpul kan? Okey gue langsung ke inti nya aja. Deby tiga hari lagi akan ngadain party di villa nya dengan tema alam. So kalian wajib datang dengan dress code alam atau animal juga bisa. Nah terkhusus buat lo Nia. Dimana pun lo berada lo harus denger. Lo wajib pake cavegirl dress" ucapan Dela itu langsung membuat suasana menjadi riuh dan tentu saja membuat Nia sangat terkejut
"Please.. Niaaa mau yaaaa" pinta Deby dengan centil
"Ii.. iiyaaa" jawab Nia terbata-bata
"Whaooo... Gua bakal sangat menunggu kedatangan lo Niaaa" kata Deby yang langsung memeluk Nia
Tiba-tiba Revan berjalan ke arah Deby dan merangkulnya serta memberikan hadiah kecil untuk nya tapi pandangan Deby tidak pernah lepas dari Andra sampai akhirnya
"Aa'... Ga mau ngucapin juga gitu. Inikan hari spesialnya Dede" ucap Deby sambil berjalan ke arah Andra dan memeluknya manja
"Iya sayang selamat ulang tahun... Ohiya Deby mau kado apa dari Aa'"
"Deby cuma minta perhatian dan hati nya Aa' aja cukup" jawab Deby lagi dengan manja nya
"Apapun yang kamu minta, Aa' usahain" kata Andra kemudian mengecup kening Deby
Andra yang tidak mengetahui keberadaan Nia yang menyaksikannya memeluk Deby menjadi salah faham.
Kemudian Nia berlari ke arah kantin dengan linangan air mata yang di susul oleh ke empat sahabatnya
"Niaa.. Tungguin kita" teriak Putri
Mendengar suara Putri mendadak Andra kaget dan reflek melepaskan pelukannya dengan Deby.
Kemudian memberi isyarat pada teman-temannya untuk segera menyusul ke kantin, untuk memberikan penjelasan kepada Nia.
Di sisi lain Dela tersenyum puas menyaksikan hal itu, karena rencananya sukses berhasil untuk membuat Nia salah faham.
Sebenarnya Deby hanya alat bagi Dela untuk kembali mendapatkan perhatian dari Andra setelah dulu jauh sebelum keberadaan Nia di Pertiwi. Dela pernah menyatakan perasaannya pada Andra, tapi Andra menolaknya. Dela berhenti mendekati Andra karena tau bahwa tidak ada siswi perempuan pun yang berhasil memikat hati Andra. Sampai kedatang Nia di Pertiwi, Sukses menarik perhatian Andra dan membuat Dela marah.
Dengan mudahnya, dalam hitungan hari Nia sudah bisa menaklukkan singa Pertiwi. Bahkan yang lebih membuat Dela muak, ketika dengan mudahnya Nia mendapatkan apa yang dia mau, membuat Andra tunduk dan menurutinya dengan sangat bersemangat.
Sehingga membuat Dela kembali terobsesi untuk membuktikan bahwa hanya dia yang pantas untuk menjadi pacar Andra
0~0~0
Jangan lupa tinggalkan jejakkk vote dan komennyaa
Sampai jumpa di part selanjutnya.
see you ?