✉ 82 || Bentang Langit

1223 Kata

    Melihat Raya yang tetap keras kepala, dengan tanpa pikir panjang, aku segera mengungkapkan sesuatu yang mengganjal di pikiranku, "Kalau lo yakin pelakunya Arisa, lo pikir Arisa bisa berbuat semua ini sendirian? Apa dia bisa mindahin lo dari taman depan gedung ekstrakurikuler ke kolam renang indoor yang jaraknya lumayan jauh? Coba deh lo pikir, kalau ini emang kerjaan Arisa, siapa orang yang bantuin dia?"     Mendengar pertanyaanku, wajah Raya mendadak pucat. Dia terlihat seperti berpikir keras. Atau barangkali, dia tengah mencoba menolak jawaban yang muncul di pikirannya.     "Nggak mungkin Kak Agas, kan?" tanyanya dengan ragu.     Aku mengedikkan bahu. Sebenarnya aku tidak mengarahkan Raya agar berpikir ke sana. Tujuanku bertanha demikian adalah membuat Raya menyadari bahwa mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN