Dokter berdiri di sebelah ranjangku saat aku membuka mata. Plis, jangan tanya bagaimana kondisiku ketika sadar ini! "Mbak, bisa melihat dan mendengar saya?" tanya dokter itu. Barangkali untuk memastikan apakah aku sudah benar-benar sadar atau belum. Aku mengerjapkan mata sebagai jawaban. Bahkan untuk mengangguk pun, kepalaku terasa pusing. Badanku juga terasa sangat lemas, tidak ada tenaga. "Ya sudah, mbak Raya istirahat dulu. Saya sudah cek secara keseluruhan dan hasilnya baik serta stabil," terang dokter itu setelah mengecek kondisiku. Aku hanya diam mendengarkan. Anggap saja aku sedang dalam mode hemat tenaga. Setelah menyelesaikan pemeriksaan terhadapku, dokter dan dua orang perawat itu pamit undur diri. Mereka keluar dari kamar rawatku. Suasana

