Tanpa berlama-lama Aditya pun menyerang orang tersebut dengan gerakan cepatnya hingga orang itu tidak bisa mengelak dengan serangan Aditya. Bugh... Bugh.... Bughh... Aditya membalas perbuatan orang itu berkali-kali lipat. Dia tidak akan membiarkan orang itu hidup begitu saja. Bagi Aditya, darahnya sangat mahal. Maka dari itu dia tidak akan membiarkan orang itu begitu saja. Aditya menghajar orang itu tidak ada hentinya, pukulan dan tendangan dia layangkan pada orang itu. Orang itu tidak bisa membalas pukulan demi pukulan dari Aditya. Aditya pun merebut pistol orang tersebut... Dorr... Dorr... Dorr... Tidak mau berlama-lama lagi, tidak hanya satu peluru yang melesat mengenai orang itu. Tapi tiga sekaligus ia lesatkan pada orang itu. Orang itu tergeletak lemah dengan darah memban

