Bab 17

1509 Kata

Tanpa berlama-lama Aditya pun menyerang orang tersebut dengan gerakan cepatnya hingga orang itu tidak bisa mengelak dengan serangan Aditya. Bugh... Bugh.... Bughh... Aditya membalas perbuatan orang itu berkali-kali lipat. Dia tidak akan membiarkan orang itu hidup begitu saja. Bagi Aditya, darahnya sangat mahal. Maka dari itu dia tidak akan membiarkan orang itu begitu saja. Aditya menghajar orang itu tidak ada hentinya, pukulan dan tendangan dia layangkan pada orang itu. Orang itu tidak bisa membalas pukulan demi pukulan dari Aditya. Aditya pun merebut pistol orang tersebut... Dorr... Dorr... Dorr... Tidak mau berlama-lama lagi, tidak hanya satu peluru yang melesat mengenai orang itu. Tapi tiga sekaligus ia lesatkan pada orang itu. Orang itu tergeletak lemah dengan darah memban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN