Sean kembali memberondong peluru ketika ada yang mendekat lagi. Calvin mengggunakan kesempatan untuk mengambil pistolnya yang sempat terjatuh tadi selagi Sean sibuk dengan anak-anak buahnya yang datang. Mata Sean sesekali melirik ke arah Calvin yang sedang mengambil senjata miliknya. Doorr.. Doorr... Doorr... Sean menembakkan kembali pelurunya dengan dirinya berjalan ke arah Calvin. Kleekk... "Aaarrkh..." Sean menginjak keras tangan Calvin sebelum tangannya menyentuh kembali senjata yang terjatuh. Bahkan Sean juga memberikan tekanan pada tindakannya itu. Beberapa anak buahnya yang melihat itu pun membelalakkan mata mereka. Doorr... Doorr... Sean memberondong pelurunya lagi, kali ini Sean sengaja tidak mengenai mereka, tapi mengenai lantai-lantai yang hampir mengenai kaki mereka s

