Bab 21

1514 Kata

"Lanjutkan saja, kenapa berhenti?" Richard mendudukkan dirinya di atas sofa empuknya. "Aku sudah lelah," jawab Reiner di sana. "Gak ada jiwa laki-lakinya sama sekali," sinis Aditya pada Reiner. "Biarkan saja, aku tidak seperti dirimu yang selalu petakilan." Sindirnya pada Aditya. "Lepaskan kakimu," sengal Marcus yang masih di posisi yang sama. Aditya pun akhirnya menyingkirkan kedua kakinya dari Marcus. Untung saja jika Richard orang penyabar, jika tidak mungkin semua temannya sudah dia lempar ke luar rumah. Kembali lagi ke sisi Asry..... "Kau terlalu naif, Angel." Sahut Asry di sana. "Apa sih kalian ini, kaya tidak ada pembahasan lain aja." Angela memasukkan keripik ke dalam mulutnya tanpa berbagi dengan siapapun. Begitulah Angela, jika berurusan dengan makanan dia lupa dengan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN