* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Agas beberapa hari ini jadi bolak balik dari apartnya ke rumah Mama—hanya untuk memenuhi panggilan dari para Tuannya, alias Papa dan Mamanya. Padahal sebenernya dia udah capek banget disuruh ke rumah, diceramahin, dikasih saran—yang ujungnya malah terdengar seperti paksaan biar dia mau kuliah di luar negeri aja, kemudian berakhir jadi debat gak sehat, lalu Agas akan pulang dengan muka bersungut-sungut. Begitu terus sampai dia capek sendiri. Ternyata baik Mama maupun Papanya, kayaknya gak ada yang capek lomba debat sama dia. Nyatanya baru Agas baru bangun tidur di hari Sabtu ini, tepatnya di pukul sebelas—iya, dia emang bangunnya sekitar jam segitu se

