Bab 81. Ayah Adalah Rumah

1897 Kata

Jakarta, Indonesia. Suasana di sebuah bengkel Custom & Performance siang itu sangat bising. Suara mesin gerinda yang beradu dengan besi, deru mesin dyno test, dan aroma menyengat dari oli serta bensin adalah napas harian Jasson. Terlihat, pria itu kini sedang berada di bawah kolong sebuah motor superbike yang sedang ia modifikasi mesinnya. Tubuhnya yang atletis kini berlumuran noda oli hitam. Keringat membasahi kaos hitam polosnya yang sudah agak kusam. Meskipun ia pemilik bengkel, Jasson tidak pernah bisa hanya duduk diam di ruang ber-AC. Ia butuh rasa perih di jemarinya dan bau logam untuk membungkam pikirannya yang berisik. Tuk! Tuk! Tuk! Suara ketukan pantofel wanita di lantai beton bengkel yang keras membuat Jasson menghentikan gerakannya. Ia menghela napas, sudah tahu siapa yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN