Semuanya tengah berkumpul di meja makan saat ini, tidak terkecuali Dani dan Daisy. Kedua mata lelaki itu tidak luput menatap Daisy yang tengah melahap makanannya begitu antusias. Terkadang sudut bibirnya tertarik saat gadis itu tengah mengunyah makanannya dengan mulut penuh makanan. Bahkan kedua pipinya terlihat mengembung. Gemas dibuatnya! Hardi dan Roy tengah berbincang hangat layaknya anak muda. Sementara Maretha dan Yuna juga tengah berbincang, namun terkadang dari sudut matanya, Maretha memperhatikan gerak-gerik Dani dengan senyuman tertahankan. “Tante Maretha, toilet di mana ya?” Daisy mencondongkan tubuhnya pada wanita itu. Gadis itu segera bangkit saat Maretha telah memberikan petunjuk arahnya. Dani yang semula berpura-pura fokus pada makanannya, seketika mendongak saat gadis it

