Bab 66-We Meet Again

1513 Kata

Suasana kantor pusat belum pernah seriuh ini. Para OB sibuk membersihkan dan membuat lantai ruangan mengilap. Dinding kaca bahkan sudah bisa membuat lalat atau nyamuk yang nekat hinggap di situ terpeleset. Ada juga beberpa orang yang gagal fokus sehingga menabrak pintu-pintu kaca itu. Tentu saja sangat luar biasa kesibukan pagi itu. Salah seorang manajer sudah mengatakan bahwa semuanya harus bebas debu. Kubikel karyawan yang biasanya berantakan, tampak rapi. Tidak ada tumpukan kertas laporan yang menjulang tinggi, tetapi dalam posisi miring. Rahmadi mengawasi kesibukan itu dari ruangannya. Dengan cangkir kopi di tangan. Cangkir yang ketiga, padahal matahari belum mencapai puncak kepala. Dia bahkan merasa ada pertukaran raga antara dirinya dan Erlita. Namun, saat sedang melamun dia sadar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN