Ada yang berubah dari Ari. Ya, sejak hari di mana dia jatuh terguling dari sebuah tebing sedalam tiga meter itu. Saat Rahmadi datang mengunjunginya di sebuah rumah sakit di Solo sebelum ia memutuskan pulang ke Jakarta bersama Nadi. Tatapan perempuan itu tampak kosong. Beberapa kali dia menjerit kan kata 'pembunuh'. Siapa yang pembunuh? Ari menuding Opick lah pembunuh itu. Berbeda lagi ketika Opick membawanya ke Jakarta. Dengan terang-terangan Ari mengundangnya datang ke rumah sakit tempatnya di rawat. Pembawaan perempuan itu juga berubah drastis. Sangat gembira. Tiada hari tanpa tertawa. Bahkan, beberapa minggu lalu saat dia meeting dengan Opick, perempuan itu mengiriminya bekal untuk makan siang. Sebenarnya dia tidak suka ikan tuna, tetapi melihat wajah Opick yang seperti terkena p

