45. Kesalahpahaman yang dibiarkan

1122 Kata

Putra kembali ke rumahnya, mendapati sang sepupu yang masih bermain gitar sembari bernyanyi lirih. "Dari mana aja, Bangsad?!" Raka mengomel, meletakkan gitar dan lalu beranjak dari tempat duduknya. "Mau nyanyi lagi malem ini?" tanya Putra, karena melihat sepupunya bernyanyi. "Nggak, aku baru aja upload video yang kemarin. Aku mau ajakin makan aja, mau ngevlog lagi, udah lama juga nggak ngevlog." Raka menyahut sembari menyiapkan tasnya. "Traktir tapi ya," ucap Putra sembari tersenyum riang. Pemuda itu masuk ke kamarnya untuk mengambil ponsel yang sempat ia lupakan sebelumnya. Kedua pemuda tampan itu lalu pergi menuju ke pedagang kaki lima sesuai dengan keinginan Raka. Anak bungsu Dahlia itu memilih nasi goreng yang dijual di pinggir jalan. "Ini baru, ya?" tanya Putra sembari membantu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN