Ray dan Aluna sudah tiba di Dubai sekitar tengah malam, setelah menempuh perjalanan dari Surabaya ke Dubai selama sebelas jam, lebih beberapa menit. "Bie, kita naik taksi atau di jemput ini?" tanya Aluna terlihat sekali dia sedang mengantuk berat. Di awal-awal penerbangan Aluna begitu menikmati perjalanan udara itu dan memutuskan untuk tidak tidur. Namun, beberapa waktu sebelum landing, justru matanya terpejam karena sudah tidak kuat menahan kantuk. Alhasil, sekarang Aluna terlihat lemas karena tidurnya yang mendadak harus di sudahi sebab pesawat yang hendak landing. "Di jemput lah Sayang. Masa jarang-jarang pulang kampung disuruh naik taksi." jawab Ray dengan tangan yang tak terlepas sedikitpun dari tangan Aluna. Tangan Ray yang lain mendorong troli berisi kedua koper mereka. Tak ja

