Rencana Menikah Siri

1255 Kata

Ega tak dapat menyembunyikan kegembiraannya begitu sampai di rumah Sudarsono. Ia dengan senang hati melayani istrinya makan malam seperti biasa. Milea jelas menolak, karena menganggap Ega terlalu berlebihan. Toh nggak ada keluhan apapun lada dirinya. "Mas, biar aku yang layani kamu selagi bisa. Nanti kalau kehamilan aku sudah besar, pasti nggak bisa melayani kamu dengan baik." pinta Milea pada suaminya. " Nggak apa-apa nggak di layani juga asal kamu nggak kecapekan Yang. Betul 'kan Bu?" "Nak, capek di sini berarti kerja yang sama oi mengeluarkan keringat dan nafas yang terengah-engah. Kalau hanya melayani suami mengambilkan makanan itu tidak akan capek. Itu justru melatih janin bergerak aktif dan sehat. Nduk, cepat layani suamimu." Ega selanjutnya hanya bungkam dan mengikuti kemauan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN