Raynor menembak Aluna

1222 Kata

Aluna masih di kantor dan tampak masih sibuk di depan berkas yang menumpuk cukup tinggi. Pandangan matanya sama sekali tak beralih dari berkas yang sedang di bacanya. Ray yang seharusnya hari ini berkantor di Surabaya memutuskan untuk absen. Ray takut, jika dia lengah sedikit saja akan ada kumbang yang mendekati bunga incarannya. Dan sekarang, di sini lah Ray, di kantor Aluna dan sama-sama sibuk dengan pekerjaannya. "Mau makan siang dimana nanti?" tanya Ray tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop yang sedang menampilkan deretan angka-angka yang begitu banyak. "Terserah kamu aja Bie. Aku sih nggak pernah ribet masalah makan. Bukannya kamu ya yang selalu ribet ya Bie?" Aluna pun menjawab tanpa melihat kepada lawan bicara. Tetap fokus pada bekas yang sedang di pelajarinya, seakan j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN