Chapter 19 Lamaran dan Pernyataan Cinta

1991 Kata

Bachri Fajar Gunadarma, 25 tahun. Pemuda hitam manis anak ragil Kepala Desa Seketi. Lulusan Institut Pertanian Bogor dengan IPK tertinggi. Mengaku kakak kelasku waktu SD meski aku sendiri tidak ingat. Bayangkan saja aku masih kelas 1 SD dan dia kelas 6 SD, mana ingat aku. Lagipula rumah Kepala Desa berada di desa bagian utara sedangkan rumahku berada di selatan alias Seketi paling selatan. Dia tiba-tiba datang ke rumahku dan melamarku. Abahku dengan santai mengatakan padaku bahwa beliau menerima lamarannya. Sebenarnya siapa yang dilamar siapa yang jawab? “Abah hanya bercanda kan soal menerima lamaran anak Kepala Desa?” tanyaku memastikan kebenarannya. Tentu saja setelah Bachri pulang. “Abah tidak bercanda Ishana,” jawab Abah. “Ta-tapi kenapa tiba-tiba seperti Bah? Abah tahu kan Ishana b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN