“Ishana!”panggilan Kinan membuat Ishana mengehentikan langkahnya dan menoleh ke belakang. Dengan langkah tergesa-gesa Kinan menghampiri sepupunya itu. “Mbak Kinan eh kenapa Mbak?”tanya Ishana yang langsung digelandang Kinan menuju taman di depan APH yang terlihat sepi. Kinan mendudukkan Ishana di bangku di tengah taman. Dia mengedarkan pandang memastikan tidak ada orang diesekitar mereka. Setelah dirasa aman , Kinan langsung duduj di sebelah Ishana. “Ishana aku sudah dengar kalau Pak Abi nembak kamu kemarin,” ujar Kinan tanpa basa basi. “Ba-bagaimana Mbak bisa tahu?” tanya Ishana sedikit panik. “Nggak penting dari mana aku tahu. Yang terpenting lagi siapa orang yang mengantarmu kerja tadi?” Kinan mulai mengintrogasi. Ishana seperti seorang cewek yang ketahuan pacarnya sedang berselin

