“Mama?” Abi sedikit terkejut melihat layar smartphonenya. Ishana yang mendengar kata mama langsung menghapus air matanya. Alarm gawat darurat Ishana langsung berbunyi. Dengan sigap Ishana mendorong Abi dan menggulingkannya ke samping. Abi yang tidak siap menerima serangan dadakan Ishana roboh dan jarinya tak sengaja menggeser tombol terima panggilan. Ishana langsung bangun dan berdiri dari tempat tidur. “Apa yang kau lakukan?”Abi duduk tanpa memperhatikan S7 nya dalam keadaan video call. “Pak Abi lebih baik tiduran saja,” jawab Ishana sambil tersenyum menunjukkan giginya. “Sini kamu!” Abi melambaikan tangan menyuruh Ishana kembali ke posisinya. Ishana malah mundur sambil mempertahankan unjuk giginya. “Sa-saya harus kembali bekerja Pak Abi,” Ishana masih mundur perlahan. Abi menghela n

