"Tapi apa?" tanya Iren saat Nio tak menjawab ucapannya. Nio menghela napas sejenak. Lalu menggenggam tangan Iren. "Iren tatap aku!" titah Nio, suaranya terdengar tegas. Namun ia menatap Iren penuh cinta. Iren mendongak, memberanikan menatap wajah Nio. "Kau takut padaku?" tanya Nio, seketika Iren kembali menunduk dan mengangguk pelan. Nio tersenyum, kemudian ia mengecup punggung tangan Iren, membuat Iren terperanjat kaget dan langsung menatap Nio, membuat Nio tersenyum samar. Walau pun ia terkejut dan dalam kondisi takut pada Nio, tapi wajah Iren langsung tersipu saat Nio mengecup punggung tangannya, dulu ia sangat mengharapkan Albi bersikap manis padanya. Tapi yang terjadi, Albi hanya memberikannya luka. "Aku takan melarangmu melakukan apa pun yang kau mau, yang kau sukai. Aku berjan

