Hari ini kelas menjadi sedikit ramai karena guru yang seharusnya mengajar les pada hari senin tiba-tiba sakit. Kami disuruh mengerjakan tugas sekolah yang akan dikumpulkan pada saat les berakhir. Rasanya aku ingin menyerah saat ini juga. Karena aku tidak jago dalam bidang matematika. Untungnya ada Nathan yang membantuku di sini. Ia terlihat sibuk melihat buku pelajaran dan beralih pada buku tulis. Kurasa kalau Nathan yang mengajariku dapat dengan mudah kupahami. Mungkin itulah yang dinamakan cinta. Semua akan menjadi lebih mudah jika dikerjakan berdua. Termasuk pelajaran di sekolah yang sulit sama sekali. Setelah pertemuan dengan orangtuaku minggu lalu, semua menjadi lebih baik. Termasuk komunikasiku dengan Ayah. Meskipun Bunda tidak termasuk di dalamnya. Seringkali Bunda mencoba untuk

