Bab 30

1652 Kata

Ruang keluarga kami merupakan tempat biasanya bersenda gurau. Biasanya Mama pasti menyiapkan cemilan manis dan teh. Ruang keluarga di rumah adalah ruangan terbesar dan terlengkap. Selain adanya beberapa perabotan seperti sofa berwarna krem dan lukisan-lukisan abstrak pada dinding. Televisi di ruang keluarga pun termasuk paling besar di bandingkan di kamarku. Aku menghitung jumlah domba di dalam pikiran. Bukan untuk beristirahat di ruang keluarga. Melainkan hendak menunggu kedatangan Ayah dari bekerja. Aku sudah mempersiapkan hatiku untuk membujuk Ayah supaya bisa bertemu dengan Nathan. Murni semua ini kulakukan demi seseorang yang sudah menjadi salah satu orang terpenting di hidupku. Aku paham mengapa Ayah tidak mengijinkan untuk berpacaran. Tapi, aku berharap dengan berbicara empat mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN