Lisna membuka mata. Bola matanya bergerak memindai sekitar. "Ah, iya. Aku masih di rumah sakit," gumamnya saat kesadaran mulai terkumpul. Ia terkejut saat menoleh ke samping kiri dan mendapati suaminya sedang tertidur sembari duduk dengan kepalan berada di atas ranjang, menindih tangannya yang kesemutan dan tidak bisa bergerak. Ditatapnya sendu pria itu yang sejak tadi ia diamkan dan kini rasa bersalah pun memenuhi hati. Bukan hanya dirinya yang terpukul atas kejadian ini. Suami pun pasti merasakan hal yang sama. Suara nada dering terdengar. Lisna tahu itu berasal dari ponsel suaminya. Tetapi tidak tahu di mana benda itu berada. Dalam tidur, Zayn samar-samar mendengar suara yang ia kenal. Tetapi entah apa. Hingga akhirnya ia pun terbangun dan mendapati ponselnya berdering. Gegas ia rog

