Semakin b****k

1802 Kata

Setelah Vian dan Mamanya pergi, Papi langsung membuka pembicaraan mengenai mediasi tadi. Apa yang dihasilkan dan bagaimana setelahnya. Mimi dengan tenang menjelaskan semuanya secara detail. Bahkan, saat kedua manusia durjana itu sengaja menjelek-jelekan Aina di dalam ruang mediasi pun dipaparkan olehnya. Mami hanya menggelengkan kepala saja mendengar kelakuan anaknya yang cukup memalukan itu. Sedangkan Aina, diam tak bergeming. Ia memilih diam karena tak ingin hatinya terluka saat mendengar semua penuturan Mimi. Wanita itu hanya tidak menyangka saja, lelaki yang selama ini mendukungnya bahkan selalu memberikan yang terbaik untuknya justru bisa melakukan hal yang sungguh menyakitkan. Memang, kita tidak boleh terlalu memuji karena tak pernah tahu ke depannya seperti apa dan bagaimana. Padah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN