"Maaf ya, Jeung. Makanya, aku nanya apa rumah tangga Aina dan Angga baik-baik saja? Soalnya, Angga membawa wanita lain ke rumah itu, tanpa ada Mbok, Aina, dan si kembar." "A-apa!" "Tadinya aku mau mampir loh, tapi kok wanitanya beda bukan Aina." "Jeung, sudah berapa lama melihatnya?" "Sudah hampir satu minggu, Jeung. Itu sepupu Angga, kah? Maaf Jeung kalau pertanyaannya lancang." "Bukan! Dia adalah seorang w*************a! Saat ini tengah menggoda Angga, dan bukan hanya Angga yang menjadi korban tapi banyak!" "Serius, Jeung? Kurang ajar itu perempuan! Biar aku melabrak dia, Jeung!" "Jeung, aku minta info terus ya. Nanti aku dan suami datang kesana!" "Siap, Jeung. Aku akan infokan terus." "Makasih ya, Jeung." Telepon mereka berakhir, Mami bahkan lupa dengan botol kecil yang menuru

