Jam-jam Rawan

1598 Kata

Haidar : Gue boleh nggak minta ditemani makan siang? Kania mengernyit membaca pesan masuk dari suaminya. Dia baru saja pulang dan mendapatkan tatapan penasaran dari seisi rumah sampai gelagapan mencari alasan, sedangkan Haidar santai seolah bukan tersangka yang menculiknya ke hotel. "Kalian nginep di mana pulang-pulang wajah berseri-seri banget?" sindir sang mama dengan senyum-senyum. "Hotel lah Ma biar lebih konsentrasi bikin cucu," jawab Haidar asal ceplos sampai Kania ingin mencongkel ginjal suaminya kalau perlu. Semua yang ada di meja makan melongo mendengar kalimat blak-blakan Haidar tadi pagi, lalu dengan tidak tahu dirinya Haidar malah mendaratkan ciuman ke kening Kania. "Gue berangkat dulu ya, Honey." Setelah itu Kania memutar otak menjawab pertanyaan heboh mertua dan ipa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN