Hanya Masa Lalu

1133 Kata

"Kan?" Penggilan lembut yang dulu terbiasa didengar membuat Kania mengangkat wajah, dia sudah kelar makan dan mengelap bibirnya dengan tisu. Sontak perempuan itu kaget menemukan Tirta sedang menatapnya dari dekat. "Gue, eh aku berantakan ya?" Kania bergerak salah tingkah. Tirta menggeleng. "Nggak kok, kamu masih seperti dulu ya. Kania yang suka seafood dan cantik." Hah? Kania ingin menuliskan jadwal periksa ke dokter telinga dalam rencana kegiatan besok. Tirta tersenyum. Mereka putus bukan karena pihak ketiga, tetapi Tirta terlalu cuek sampai Kania selalu bertanya-tanya berada di urutan berapa. Akhirnya sama-sama jenuh dan memilih berhenti menjalani hubungan. Mereka putus baik-baik untuk introspeksi diri. Tirta dengan ambisinya untuk sukses dan berharap Kania akan menunggu. Dia p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN