Di malam setelah pembicaraan Arsya dan sang mertua, ia menceritakan pada sang istri tentang permintaan Hastanto untuk segera menuntaskan rasa penasaran atas asal-usulnya. Ia tak bisa mengambil kepputusan sendiri, sehingga ia meminta pendapat Citra. Disatu sisi, pria itu merasa senang dan terharu mendapatkan dukungan sang mertua, tetapi ada juga perasaan ragu dan tidak percaya. Rekam jejak kedua mertua serta kakak Citra yang sulit menerima kondisi ekonominya adalah alasan dibalik semua keraguan itu. “Ambil aja, Mas, tawaran papa. Gak ada salahnya juga, malah bagus papa bisa dukung kamu begitu,” saran Citra. “Siapa tahu ini bisa jadi cara buat kita bisa kembali akrab sama papa, mama, dan kak Barrack.” “Aku gak mau suuzan, tapi gimana kalau ternyata,-” “Ternyata orang tua kandung kamu oran

