Tama berbicara dengan pelan, “Aku tadi tanya Anya, katanya kamu masih di ruangan menunggunya. Jadi aku ke sini.. Kamu tunggu kabar bapak?” Mitha menatap Tama dengan berharap, “I-iya..” “Aku ada update terbaru..” Tama menatap Mitha. “Oh semoga kabar baik.. Tama tolong, jangan ada berita jelek..” Mitha menunggu dengan tegang. “Doa kita terkabul. Bapak dalam perjalanan, kamu bisa tunggu di landasan helikopter. Jangan bilang aku yang info ok?” Tama tersenyum lebar, hatinya merasa lega. Mitha langsung berkaca-kaca, “Sungguh??” Tama hanya mengangguk. Mitha langsung berlari dan berteriak, “Terima kasih Tama..!!” Ia tidak lagi berpikir panjang, dan langsung berlari menuju lift dan memencet tanda naik berulang kali. Mitha masuk dan memencet lantai paling atas. Saat pintu lift terbuka

