Dua Pria Sekaligus

2969 Kata

Aku dan Richard akhirnya mematikan shower. Hentinya suara air terasa seperti penutup sebuah bab—bukan karena segalanya telah usai, melainkan karena jeda yang sengaja diciptakan. Ia meraih handuk lalu menyerahkannya kepadaku. Aku mengeringkan tubuhku tanpa tergesa, membiarkan kehangatan yang tertinggal di kulit bertahan, seperti sisa keputusan yang belum sepenuhnya mereda. Richard tidak banyak bicara. Tangannya kembali menggenggam tanganku—kali ini lebih tegas, seolah ia tak ingin membiarkan momen itu terurai menjadi kecanggungan. Ia lalu membawaku keluar dari kamar mandi. Aku telanjang. Richard juga. Dan anehnya, rasa malu bukan yang pertama muncul. Yang ada justru perasaan terbuka dalam arti yang lebih luas: aku tidak sedang disembunyikan, juga tidak sedang dipamerkan. “Ayo,” katanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN