Aku tak bisa menampik jika pembicaraan Pak Guru dengan perempuan bernama Mira itu mengganggu pikiranku. Aku mencoba berpikir positif jika itu mungkin rekan kerjanya, atau sahabatnya seperti Tedi? Terbangun di pagi ini setelah selesai bersiap segera berjalan ke dapur. Menyiapkan sarapan untuk kami berdua. Aa Yogi berjalan ke luar kamar seraya mengeringkan rambutnya yang basah. Ia baru selesai mandi dan kini berjalan mendekatiku yang masih sibuk dengan membuat omelette pelengkap nasi goreng buatanku. "Biar saya lanjutin," ucapnya seraya mengambil alih apa yang sedang aku kerjakan. Aku menuju meja menata piring dan sendok, juga meletakan nasi goreng yang sudah matang. Setelah omelette matang kami sarapan bersama. Aku semakin malas bicara pada Pak Guru.. Sungguh kejadian di Bali, lalu Mir

