Rasa yang pernah ada

1109 Kata

“Hasna?!” Saat Hasna sedang melihat-lihat tanaman yang berada di halaman rumah itu. Ada seseorang yang datang menghampirinya. Hasna mendengar suara orang yang menugurnya dan berbalik kearah pusat suara. “Umi...” ucap Hasna dan langsung meraih tangan uminya Azzam dan menyalaminya. “Ini kamu, Hasnakan?” umi Azzam meyakinkan lagi bahwa wanita yang didepannya tidaklah salah orang. “Iya, umi. Ini Hasna. Umi apa kabar?: tanya Hasna basa basi dan mencoba pendekatan pada ibunya Azzam “Alhamdulillah, umi baik-baik aja, nak. Masyaa Allah kamu makin cantik aja. Ayo, masuk!” Dan mereka pun masuk dan mengobrol panjang lebar. Hasna memberikan beberapa bingkisan dan beberapa makanan. “Kenapa repot-repot sih, nak.” “Gak repot kok, umi. Tadi pas sekalian lewat aja. Oh iya umi, Azzam gak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN