Jam sudah menunjukan pukul 9 malam saat ini, tapi Andin belum juga menunjukan tanda-tanda akan pulang. Alvaro yang berdiri di ruang tamu, sudah berkali-kali mencoba menghubungi ponsel cewek itu, tapi tidak ada satupun yang dijawab. Sial! Sebenarnya kemana Andin pergi?! Karena tak sabar hanya menunggu seperti ini, Alvaro pun berjalan memasuki kamar, menyambar jaketnya, lalu kembali ke ruang tamu untuk mengambil kunci motor. Ia baru akan berjalan keluar ketika telinganya mendengar suara pintu terbuka. Ia berdiri di sana, menatap wajah Andin yang baru saja masuk itu. Cewek itu muncul dengan wajah dihiasi senyuman. Sekarang Alvaro jadi bertanya-tanya, apa yang dilakukan Andin hingga tersenyum seperti itu? "Dari mana aja lo?" Tanya Alvaro tenang, berusaha untuk menahan luapan emosi di dadan

