Andin : Gue mau pergi sama temen. Jadi nggak pulang sama lo ya. Alvaro meremas ponselnya saat ia membaca pesan dari Andin yang sudah masuk sejak 20 menit yang lalu. Cowok itu memejamkan matanya sejenak untuk mengontrol emosinya. Dan ketika ia membuka mata, ia terkejut saat menemukan Sinta berdiri di depannya. "Lo ngapain disini, Al?" "Nggak ngapa-ngapain kok. Tadi cuma nyari temen gue, eh nggak tahunya dia udah pulang." "Oh gitu," Sinta mengangguk mengerti. "Eh abis ini lo ada waktu nggak?" "Nggak ada deh kayaknya. Kenapa?" "Temenin gue ke toko buku ya. Ada buku yang mau gue beli," "Aduh, Sin. Sorry ya, gue baru inget kalo gue harus nemenin nyokap gue ke salon." Tolak Alvaro halus. Sebab ia sedang tidak ingin membuat Andin salah paham lagi. Cukup malam itu saja ia membuat Andin sa

