Dia menarik nafasnya dalam sebelum menjawab panggilan tersebut. Zidhiana : Hei, denger ya. Jangan pernah hubungi aku lagi. Urus aja kehidupanmu sendiri. Ngapain juga masih ngarepin aku. +628127744xxx : Halo Dhiana, kamu kenapa koq marah-marah. Ini aku. Sontak gadis itu terbeliak mendengar suara di seberang sana. Pemilik suara bariton itu ... Zidhiana : Bram ... Ini bener Bram? +628127744xxx : iya Dhiana, siapa lagi yang manggil kamu Dhiana selain aku dan guru Antropologimu. Terdengar kekehan kecil dari seberang sana. Manik mata gadis itu berbinar cerah saat mendengar kembali suara pujaan hatinya yang sudah hampir setahun ini dirindukannya. Zidhiana : Gimana kabarmu sekarang? Oh ya, kamu dapet nomer aku dari mana kang? +628127744xxx : rahasia donk, kakang Brama gitu loh. Hati gadis

