Sesion 2 bab.13

1217 Kata

“Kamu hamil, Dijah?” tanya Mas Adam yang tiba-tiba berada di ambang pintu dapur. Dahinya mengernyit dengan tatapan aneh. “Sepertinya sih begitu, Dam. Lihat saja, dia akan mual-mual kalau mencium bau ikan. Padahal biasanya dia paling rajin masak dan berkutat dengan bau amis dari ikan,” jawab Mbak Sri. Aku terdiam, tak menyanggah ataupun mengiyakan. Kembali melanjutkan aktifitasku, mengguyur alat makan yang sebelumnya sudah dibersihkan dengan spons yang berbusa. “Mbak dulu juga kayak gitu, Jah. Tiap kali mencium bau Mas mu akan mual, eh tak tahunya wajah Anas plek sama abi-nya . gak mirip sama sekali denganku,” ucap Mbak Sri kembali. “Dijah, apa gak seharusnya kamu periksakan diri ke dokter?’ tanya Mas Adam. ‘Sejak akpan dia peduli padau?’ batinku mencerca lelaki yang sellau dingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN