Chapter 103

1400 Kata

Seorang wanita di usianya awal empat puluh tahun, duduk bersandar di bagian kepala tempat tidur. Tubuhnya sangat kurus, membuat baju tidurnya terlihat kebesaran di tubuhnya. Padahal baju tidur itu dulunya cukup pas untuk tubuhnya. Kecantikan di wajahnya tak berkurang, meskipun wajah itu sudah sangat tirus. Hidung yang mancing dan agak bangir serta bibir berbentuk hati adalah sesuatu yang paling disukai suami si wanita di masa lalu. Jendela kamarnya sudah dibuka oleh salah seorang pelayan, membawa kesejukan pagi yang terasa dingin, masuk ke dalam kamar. Wanita itu tak keberatan dengan dinginnya udara pagi hari di puncak, walaupun itu membuat kulit lengannya terlihat seperti berbintik-bintik. Ia diam saja dengan mata terarah pada langit pagi yang berwarna biru ditemani bias jingga khas pag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN