Kahayang yang langsung menjawab pertanyaan Andin. "Pa..., kalau Papa nanya apakah saya mencintai Sambara, saya jujur tak bisa menjawab, Pa. Saya tak bisa menjawab setelah apa yang sudah saya alami dengan Gery. Tapi, saya menyayangi Sambara dan ingin hidup bersamanya. Sambara menawarkan masa depan dan saya ingin menjalaninya bersamanya." Semua yang mendengar langsung tersentak, termasuk Sambara. Meskipun sadar ini hanya sandiawara, terutama dari pihak dirinya sendiri, tetapi tetap saja Sambara tersehenyak dengan jawaban Kahayang. Bagian lain dari hatinya tersentuh. Sambara mulai terbawa perasaan. Jantung Sambara seolah berhenti berdegup, bahkan ia menahan napasnya sendiri. Seolah-olah, Sambara mencoba menghentikan waktu dan menikmati setiap kata Kahayang yang sudah selesai, yang masih men

