Chapter 92

2226 Kata

Aku melihat yang kamu sengaja sembunyikan. *** "Yang. Sudah telpon gojek?" tanya Elis sembari merapikan buket bunga pesanan. "Gak usahlah, saya aja yang antar." Kahayang mengenakan cardigan-nya yang ia simpan di lemari kecil bawah meja kasir. "Motornya kan dibawa Lingga ke rumah temennya." Elis mengingatkan. "Iya. Ya. Saya naik ojek ajalah." "Apa bedanya dengan diantar gojek. Kamu kan gak perlu bolak-balik." "Saya ingin sekalian berpikir, Lis." Elis langsung terdiam. Sejak kepulangan Edwin Bimantara, kesuraman kembali menggayut di wajah Kahayang. Kata-kata Edwin di awal-awal ternyata membekas pada Kahayang. Gadis itu mulai merenungi semua dalam diam. Pasti sulit bagi Kahayang menalaah semua mengingat hubungan yang sudah terlalu lama. Namun, sepertinya Kahayang harus sudah mulai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN