Chapter 110

1530 Kata

Setelah pintu ditutup, Beby diam sejenak dan menatap kurang suka ke arah pintu. Ada keirian yang menyelip di lumbung hati Beby. Deon yang begitu peduli dan perhatian pada Kahayang, membuat Beby berandai-andai dalam hatinya sedari tadi. Andai Sambara begini, andai sambara begitu. Menyesakkan jika mengingatnya. Ya, Sambara baik, malah terlalu baik. Ketika ia sakit, Sambara mau mengurusnya dan membelikannya obat serta makanan. Sambara juga mengantarnya ke dokter. Sebenarnya hampir sama dengan yang Deon lakukan. Masalahnya, Deon sigap ketika melihat ada sesuatu yang tak beres pada Kahayang, sedangkan Sambara tidak. Beby harus memberitahukan dulu pada Sambara kalau dirinya sedang tidak baik-baik saja. Sambara terlalu tidak peduli pada dirinya. Beby mendengkus. Ia mencoba berpikir positif. Ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN