61. Kursus

2864 Kata

Siska : Aku terjaga, saat merasakan sentuhan di pipi. Dingin, tapi lembut. Lalu mengerjapkan mata beberapa kali, demi melihat dengan jelas seraut wajah yang sedang menatapku. Dia tersenyum. "Andra ...?" "Morning!" "Kenapa kamu bisa ada di sini?" "Ini tempat kita, Sayang. Memang kita harus di mana lagi?" "Tempat kita?" Aku terperanjat, duduk menatap sekeliling. Ruangan luas dengan interior berkelas, harum pinus menyeruak. Juga kasur empuk berukurang king dengan sprei hitam putih khasnya. Ah, tidak! Ini mimpi. Pasti mimpi! "Andra, ini mimpi, 'kan?" Aku menoleh, lelaki itu masih duduk di sampingku. Bertelanjang d**a. "Kenapa aku bisa ada di sini?" tanyaku gugup. "Karena seharusnya kita memang bersama, Sayang." Bibirnya tersenyum kembali. "Tenang, ini bukan mimpi," desisnya kemudi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN