"Kapan kamu akan kembali?" tanya Desta ragu. "Tentu saja secepatnya," jawab Viola. "Bukankah, Brian sedang ada di Bali?" tanya Viola. Desta tak menjawab. Viola si serba tahu, dia masih mengikuti Brian, tanpa sepengetahuan orangnya. Si stalker handal yang hanya bermodalkan orang-orang di sekitar Brian. Desta hanya pasrah. Wanita itu terlalu bebas. Dia tak ingin diatur dan juga selalu melakukan apapun atas keinginan dia. "Vi, lepaskan Brian," kata Desta ragu. "Ah, aku mendengar berita, jika dia sudah memiliki kekasih? Siapa? Apa dia lebih cantik dariku?" tanya Viola percaya diri. "Aku juga mau kenal sama perempuan itu," katanya. "Please, jangan ganggu," kata Desta masih sabar. "Kenapa? Bukankah sudah jelas? Jika, Brian adalah takdirku," katanya. Desta menghela napas. "Ya udah, aku

