Setelah gagal makan malam bersama sekaligus berkenalan dengan Ardan yang berstatus sebagai pacar dari Nena. Akhirnya malam ini aku kembali ke rumah keluarga Wiradilaga untuk melanjutkan rencana kami yang tertunda. Dengan masih menggunakan pakaian yang aku kenakan ke kantor, aku datang bersama dengan Pak Mahesa. Kami pulang tepat waktu agar sampai sebelum waktu makan malam dimulai. Aku dan Pak Mahesa masuk ke dalam rumah dan sudah terdengar tawa yang terdengar begitu hangat. Pak Eric daan Ibu Dara sepertinya ingin memiliki keluarga yang rukun dan memiliki hubungan yang dekat sehingga keduanya sering mengajak kami untuk sering berkumpul untuk sekedar makan bersama. Aku dan Pak Mahesa sampai di ruang tengah rumah keluarga Wiradilaga dan tubuhku menegang saat pandanganku bertemu dengan pandan

