Malam ini Irina berkunjung ke kediaman Steve untuk menemui temannya, Lyana. Demi Lyana, Irina telah mempersingkat liburannya dan pulang lebih awal dengan membawakan kado istimewa. "Lyana! Lihat dirimu! Kau semakin tampak cantik! Auramu menikah benar-benar luar biasa. Apakah ini tanda-tanda Steve memperlakukanmu dengan baik?" tanya Irina, tatapan matanya semakin jeli menilai temannya dari ujung rambut hingga ujung kaki. Irina tak mengetahui perkembangan apa pun. Yang ia tahu, tiba-tiba Lyana menghubunginya di tengah-tengah antartika dengan signal selemah orang sekarat, dan memberi tahunya secara terputus-putus, jika Lyana menikah dengan Steve. Tentu saja kabar ini menggemparkan Irina. Dia langsung menyingkat liburannya, memutuskan untuk datang kemari. "Bisa dibilang kami baik satu sam

